|

Karolin: Seminar Internasional Peningkatan SDM

KAROLIN MARGRET NATASA 
Pontianak (Suara Landak) - Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Republik Indonesia (PP PKRI), Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa seminar internasional yang diselenggarakan dalam rangka Visit Borneo 2017 merupakan bentuk partisipasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat (SDM) di Kalimantan Barat.

"Saya menjadi ketua panitia dalam kapasitas saya sebagai ketua pemuda katolik yang berasal dari Kalimantan Barat, saya merasa terpanggil untuk memberikan sumbangsih bagi masyarakat Kalbar, mungkin selama ini kurang mendapat informasi, publikasi sehingga sedikit sekali diantara anak-anak memperoleh peluang mendapatkan pendidikan di Jerman, oleh karena itu kesempatan itu akan kita buka melalui International Conference and Information day yang telah dibuka oleh Bapak Gubernur, "ungkap Karolin yang juga Bupati Landak ini.

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini menurut wanita kelahiran Mempawah 35 tahun silam ini adalah bagaimana menciptakan manusia yang berkualitas, terampil, kompeten dan profesional di bidangnya masing-masing.

"Tantangan kedepan bagi kita adalah bagaimana bangsa indonesia itu menjadi lebih berkualitas, cerdas, terampil, dan profesional dibidangnya masing-masing. Kita tidak bisa selamanya mengandalkan pada sumber daya alam kita untuk menjadi sumber penghasilan, "urainya.

Untuk mencapai kesejahteraan bersama. Indonesia membutuhkan manusia-manusia yang cerdas, berkualitas, yang dipersiapkan secara baik kedepannya untuk menghadapi tantangan-tantangan kedepan termasuk peluang ekonomi dan pendidikan yang sesuai dengan potensi didaerah masing-masing.

"Nah, dengan terlaksananya International conference and information day, memberikan dampak yang positif bagi masyarakat di Kalimantan Barat khususnya generasi mudanya. Semangat untuk berbagi ide dan pengetahuan kepada sesama menjadi prinsip atas gagasan dihelatnya seminar ini, "ungkap Karolin.

Ia berharap,  dengan adanya kegiatan ini, anak-anak mendapatkan wawasan baru, kbisa maju, bisa menghasilkan hal-hal yang besar dan salah satu prosesnya itu melalui diskusi, brainstorming, duduk bersama mengumpulkan ide-ide sehingga akan muncul ide-ide baru, memiliki kesamaan dalam pemahaman dan memiliki wawasan yang luas ketika melihat  dan mendengar informasi yang disampaikan oleh narasumber yang datang langsung dari Jerman dengan biaya sendiri.

"Semoga semangat para tamu-tamu kita dari Jerman ini menular ke generasi muda kita untuk mau berbagi pengetahuan. Karena pada prinsipnya, pintar itu tidak disimpan sendiri, tetapi harus dibagi-bagi," pungkasnya.

Sumber: Rilis
Editor: Kundori
Disiarkan: Radio Suara Landak 98fm
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini