-->
    |

Rendahkan Profesi Wartawan, IWO Kecam Kapolres Waykanan Lampung

Ketua IWO Lampung diwawancarai wartawan usai membuat laporan ke Propam Polda Lampung terkait pernyataan Kapolres Waykanann yang, dianggap merendahkan profesi wartawan (istimewa)
SEKADAU (Suara Sekadau) - Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sekadau menyayangkan tindakan arogan yang dilakukan oleh Kapolres Waykanan, Provinsi Lampung, AKBP Budi Asrul Kurniawan, yang mengeluarkan kata-kata tidak pantas tentang profesi jurnalis.

"Tidak etis seorang pejabat, apalagi sekelas perwira polisi mengeluarkan ucapan yang tidak pantas, terlebih menyinggung soal profesi jurnalistik. Kita sangat mengecam hal tersebut, baik dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja," ujar Antonius Sutarjo, ketua IWO Kabupaten Sekadau (28/8).

Atas perbuatannya, AKBP Budi Asrul Kurniawan telah dilaporkan oleh ketua IWO Lampung ke Propram Polda Lampung.

"Kita berharap laporan tersebut ditanggapi dengan serius dan obyektif oleh Polda Lampung, sekalipun yang bersangkutan meminta maaf. Ini supaya menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih saling menghormati antar sesama, tidak peduli siapa dia," ucap Tarjo.

Seperti dipaparkan dalam siaran pers IWO, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung Wawan Sumarwan  melaporkan Kapolres Waykanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan ke  Propam Polda Lampung yang terletak di Jalan WR Supratman.

Wawan Sumarwan didampingi Ketua umum IWO Jodhi Yudono, Sekretaris Jenderal (Sekjend) IWO Witanto dan puluhan pengurus IWO provinsi Lampung mendatangi Polda Lampung sekitar pukul 13:15 Wib.

Wawan yang baru saja dilantik menjadi Ketua IWO Provinsi Lampung menunjukan bukti laporan nomor STPL/B-41/VIII/2017/Yanduan, kepada puluhan wartawan yang menunggu di Mapolda Lampung.

"Hari ini kita resmi melaporkan Kapolres Waykanan AKBP Budi Asrul," kata Wawan di Polda Lampung Senin (28/8).

Dirinya menambahkan, tidak hanya sebagai wartawan, sebagai warga Lampung juga tersingguung dengan ucapan Kapolres itu.

"Tidak pantas seorang Kapolres bicara seperti itu. Ada rekaman dia ngomong apa. Tidak pantas saya ulang karena menyakitkan hati dan menyinggung SARA," ujar Wawan.

Dia berharap, masalah ini menjadi pembelajaran bagi semuanya agar jangan sembarangan mengeluarkan kata-kata. Apalagi sebagai pejabat publik.

Penulis : Benidiktus G Putra




Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini