-->
    |

Pemkab Sekadau akan Hapus Piutang Pajak, Nilainya Capai 10 Milyar

Gambar hanya ilustrasi
SEKADAU (Suara Sekadau) - Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Badan Pengelola Retribusi dan Pajak Daerah (BPRPD) sedang mengupayakan untuk menghapus (pemutihan) piutang pajak, seperti pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak daerah lain semisal pajak hotel, restoran dan sebagainya.

Kepala BPRPD Kabupaten Sekadau melalui Kabid Pengelola PBB dan BPHTB, Suparmo mengatakan, usulan penghapusan piutang pajak daerah tersebut sudah mendekati tahap final.

Sebagai landasan hukumnya, sudah disiapkan regulasi setingkat peraturan bupati (Perbup), dan tetap mengacu pada peraturan yang lebih tinggi.

"Perbup-nya sudah ditandatangani pak Bupati," ujar Suparmo di kantornya, (24/10).

Piutang pajak yang akan dihapus, kata Suparmo, hanya sampai tahun 2014, atau sampai kewenangan pengelolaan PBB P2 dilimpahkan ke daerah.

Adapun nilai piutang pajak yang bakal dihapus senilai lebih kurang 10 milyar rupiah.

Suparmo menjelaskan, alasan utama pemutihan karena piutang tersebut nyaris mustahil tertagih. Ada banyak kendala yang menyulitkan proses penagihan piutang yang sudah ada sejak puluhan tahun, bahkan sebelum Sekadau menjadi daerah otonomi baru.

"Yang paling menyulitkan adalah masalah data. Misalnya dulu wajib pajaknya aktif, sekarang sudah pindah, bangkrut, atau meninggal," terang Suparmo.

Meski akan dihapus, bukan berarti wajib pajak dapat dengan sengaja menghindari kewajiban. Wajib pajak yang merasa belum menyetor pajaknya disarankan untuk tetap melunasi kewajiban.

"Walaupun dihapus, tapi database wajib pajak tetap ada. Jadi misalnya ada wajib pajak yang memiliki piutang, tapi mau urus pajak yang baru, nanti pasti ketahuan," jelas Suparmo.

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini