-->
    |

Dewan Minta Pemkab Serius Tangani Potongan Fee Manajemen PT MJP

SEKADAU (Suara Sekadau) - Anggota DPRD Sekadau, Abuntono, SP mempertanyakan keseriusan Pemkab Sekadau melalui instansi terkait dalam menindaklanjuti keluhan sejumlah petani plasma PT MJP tentang potongan fee manajemen sebesar 5 persen. Sebab, sampai sekarang belum terdengar akan ada langkah konkrit untuk memperjelas persoalan tersebut. Sebagai informasi, PT MJP menggunakan pola PIR Trans, bukan manajemen satu atap.

"Bagaimana tindaklanjutnya, kok sepi-sepi saja sampai sekarang. Ini kan menyangkut uang petani yang dipotong perusahaan tanpa dasar yang jelas, dan kemana saja aliran dana itu petani harus tahu," kata Abun, (8/11).

Jika kondisi riil infrastruktur kebun plasma dalam keadaan baik, mungkin petani tidak mempermasalahkan potongan tersebut. Yang menjadi persoalan adalah, jalan lingkungan kebun kondisinya tidak memadai.

Selain potongan manajemen fee tersebut, para petani juga sudah dikenakan potongan khusus untuk pemeliharaan jalan kebun.

"Tapi mengapa jalannya tidak bagus-bagus, petani susah melansir buah. Ini harus ditanggapi dengan serius dan kami berharap pihak eksekutif dapat menjadi mediator untuk memperjelas persoalan ini," tegas ketua fraksi Hanura DPRD Sekadau itu.

Jika dikalkulasikan, nilai kasar fee manajemen PT MJP mencapai kisaran 300 juta rupiah per bulan. Potongan ini sudah ada sejak PT MJP di take-over oleh Gunas Group pada tahun 2008.

Agar persoalan ini segera menemui titik terang, Abun mendesak Pemkab Sekadau untuk mengagendakan pertemuan antara perwakilan petani dengan petinggi PT MJP.

"Supaya tidak terkesan ada pembiaran," pungkasnya.

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini