-->
    |

Septendi, Bayi 7 Bulan Menderita Hydrocefalus Sejak Lahir Butuh Perawatan Segera

SEKADAU (Suara Sekadau) - Septendi, bayi berusia 7 bulan anak pasangan Lendi (22) dan Lesi (16) asal Dusun Riam Panjang, Desa Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, sejak lahir telah menderita pembesaran kepala (diduga Hydrocefalus). Hingga saat ini, ukuran kepalanya bahkan beberapa kali lipat ukuran tubuhnya. Kondisi tersebut membuat bayi mungil tersebut hanya bisa terbaring.

Menurut kedua orangtuanya, Septendi sudah mengalami kemalangan tersebut dari lahir. Namun, bayi malang itu tampak memiliki semangat yang kuat.

"Selera makan dan minumnya normal, dia minum susu kaleng," ujar Lesi, ibu Septendi di kediamannya, Minggu (15/4).

Lesi mengatakan, Septendi sering dikunjungi oleh petugas kesehatan yang bertugas di wilayah desa tersebut. Oleh petugas kesehatan, Septendi disarankan untuk segera dibawa ke rumah sakit. Namun, kedua orangtua Septendi terkendala biaya.

Padahal, kondisi Septendi semakin memprihatinkan dengan kepala yang terus membesar.

"Kadang ada keluar cairan," ujar Lesi.

Kepala Desa Kiungkang, Muhamdi mengatakan, pihaknya akan mengupayakan agar Septendi segera dirawat. Ia juga mengatakan pihaknya akan membantu mengurusi BPJS keluarga Septendi.

"Selama ini kedua orang tuanya mengeluh karena ketiadaan biaya pengobatan. Dari desa sendiri sudah kita upayakan penggalangan dana. Kita berharap perhatian semua pihak mengingat kemampuan ekonomi orangtuanya sangat tidak memungkinkan untuk pengobatan," ujar Muhamdi. *

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini