-->
    |

Dewan Dukung Wartawan Polisikan Penghalang Tugas Jurnalistik

Handi

SEKADAU (Suara Sekadau) - Peristiwa pelarangan wartawan untuk meliput kegiatan rapat penentuan HGU PT Agro Anugerah Lestari (AAL) di aula hotel Pondok Indah, Kamis 17 Mei lalu turut.disayangkan wakil ketua DPRD Sekadau, Handi.

"Kita sangat menyayangkan kejadian tersebut. Padahal wartawan meliput untuk kepentingan informasi dan keterbukaan untuk diketahui masyarakat luas," kata Handi (18/5) malam.

Handi menyatakan dukungannya atas langkah yang diambil para wartawan yang bertugas di Kabupaten Sekadau dengan melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.

"Karena wartawan meliput berita untuk kepentingan publik dan sudah diatur oleh undang, undang. Saya dukung atas sikap teman-teman wartawan yang telah melapor oknum perusahaan. Kita minta kepada pihak yang berwenang untuk bersikap objektif atas laporan tersebut," ujarnya.

Dengan pelarangan meliput tersebut, Handi menduga ada hal-hal yang tidak transparan dan tidak berpihak kepada masyarakat dalam rapat tersebut. Hal itu juga dianggap menjadi preseden buruk dunia investasi, khususnya bidang perkebunan kelapa sawit.

"Contoh, kalau mau mencuri atau mau bermain curang tentu mau nya sembunyi dan tidak di ketahui orang," katanya mengibaratkan.

Lagipula, Handi mempertanyakan masih ada saja perusahaan kebun sawit yang mengajukan HGU di Kabuaten Sekadau.

"Untuk apalagi perusahaan mengajukan HGU kepada bupati. Toh selama ini masih banyak lahan tidur yang belum digarap," ucap politisi Gerindra.

Ia juga meminta agar Bupati Sekadau tidak gampang memberikan izin kepada perusahaan yang tidak jelas visi investasinya.

"Kita juga mengimbau kepada masyarakat jangan asal menyerahkan lahan kepada perusahaan dengan janji janji palsu. Selama ini kita sering di datangi masyarakat karena bermasalah dengan perusahaan," pungkasnya.*

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini