-->
    |

Pembangunan Box Culvert Terlaksana, Pemkab Sekadau Apresiasi Kepedulian Pemerintah Pusat


Akhmad Suryadi

SEKADAU (Suara Sekadau) - Terwujudnya pembangunan saluran air berupa box culvert di jalan Sekadau-Sintang, tak jauh dari jalan Abadi yang sering kebanjiran, merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat melalui satuan kerja jalan nasional wilayah 2 Kalbar akan kebutuhan masyarakat setempat. Hal ini disampaikan pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sekadau, Ir. Akhmad Suryadi, MT.

Pembangunan box culvert itu awalnya tidak masuk dalam item pekerjaan pembangunan jalan nasional ruas Sanggau, Sekadau dan Tebelian (Sintang). Namun, Bupati Sekadau melalui Dinas PUPR berupaya melakukan lobi-lobi dan koordinasi secara terus-menerus agar masalah banjir di Jalan Abadi dapat teratasi.

"Pak Bupati menginstruksikan kami agar mencari solusi mengatasi banjir tersebut. Dari situ kami mulai koordinasi terus dengan satker wilayah 2 Kalbar," kata Akhmad Suryadi di ruang kerjanya, (19/7) siang.

Akhmad mengatakan, proses koordinasi pada awalnya cenderung rumit. Sebab, tidak ada dana yang disiapkan untuk item pekerjaan box culvert. Namun, setelah melewati proses yang cukup panjang, mulai bulan April 2018, akhirnya pada tanggal 13 Juli lalu tim satker wilayah 2 menyanggupi pekerjaan tersebut.

"Kita koordinasi terus, hingga kemudian mereka menemukan solusi," tutur Akhmad.

Mewakili Bupati Sekadau, Akhmad menyampaikan terimakasihnya atas kesediaan pemerintah pusat melalui satker wilayah 2 Kalbar untuk menanggapi kepentingan masyarakat Kabupaten Sekadau.

Pelaksanaan pekerjaan itu sendiri sudah dimulai sejak Rabu (18/7) kemarin,  dengan spesifikasi panjang box culvert 12 meter, tinggi 2,5 meter, lebar 2,5 meter, dan saluran pasangan batu lebih kurang 6 meter.

Akhmad menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemilik kepentingan seperti kepolisian, PDAM, satker dan pelaksana serta masyarakat sekitar untuk memperlancar proses pekerjaan.

"Tadi pagi kami juga sudah koordinasi di lapangan. Kita juga sudah sosialisasikan ke masyarakat sekitar," tambahnya.

Soal pelaksanaan pekerjaan yang sempat membuat distribusi air PDAM Sirin Meragun terhenti untuk sementara waktu, Akhmad meminta masyarakat untuk bersabar, mengingat hal tersebut juga untuk kepentingan bersama.

"Masyarakat yang butuh air bisa membuat kelompok dan meminta air ke unit pemadam kebakaran, petugas kami sudah siap melayani pengiriman air," pungkas Akhmad Suryadi yang juga Kepala Pelaksana BPBD Sekadau.*

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini