-->
    |

Kronologi Pembunuhan di Peniti Versi Kapolres

SEKADAU (Suara Sekadau) - Kepolisian Resor Sekadau telah menetapkan Suheri alias Heri sebagai tersangka tunggal dalam peristiwa pembunuhan di wilayah Desa Peniti 1 Oktober 2018 lalu.

Korban yang bernama Supinah dihabisi dengan sadis oleh pelaku dengan cara memukulkan gagang cangkul yang terbuat dari kayu ke bagian wajah korban berkali-kali hingga korban meninggal dunia.

Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi dalam jumpa pers Jum'at (26/10) pagi membeberkan kronologi kejadian keji tersebut.

Pada Senin 1 Oktober lalu sekitar pukul 07.30 WIB, pelaku berangkat dari rumahnya di Mukok menuju rumah pamannya di Peniti. Namun, sang paman tidak berada di rumah. Pelaku pun mampir ke rumah korban dengan maksud menunggu pamannya datang.Saat itu, korban sempat berbincang dengan pelaku.

"Menurut pengakuan tersangka, korban menyinggung soal tersangka yang beristri dua, hal itu yang memancing emosi tersangka," tutur Kapolres.

Namun, emosi pelaku saat itu tak langsung memuncak. Pelaku sempat pergi ke Semuntai untuk makan bakso.

Usai dari Semuntai, pdada pukul 11.30 WIB, pelaku kembali menuju rumah pamannya. Namun, sang paman belum juga datang.

Pelaku pun berbalik lagi ke rumah korban lagi sambil menunggu. Setibanya di rumah korban, pelaku ditawari makan siang dan kopi. Tapi, lagi-lagi ada bahasa korban yang menyinggung perasaan pelaku. Saat itulah emosi pelaku meledak.

"Sebenarnya tersangka ini sudah mau pergi. Tapi, begitu sampai di motor tiba-tiba dia berbalik, saat itu timbul niatnya. Tersangka menemukan gagang cangkul di samping rumah korban. Saat itu korban sedang berbaring nonton tv, dan tersangka langsung menghantam bagian wajah korban dengan gagang cangkul beberapa kali," kata Kapolres.

Pelaku juga sempat mengambil uang dan kalung milik korban. Setelahnya, pelaku melarikan diri ke daerah Mandor, Kabupaten Landak sebelum akhirnya tertangkap tim dari Polres Sekadau dibantu tim Polda Kalbar tiga hari kemudian.

"Memang tidak ada saksi yang melihat langsung. Namun dari keterangan saksi-saksi dan barang bukti terdapat kesesuaian petunjuk. Di gagang pacul ada rambut korban," beber Kapolres.

Ia menambahkan, tersangka sudah ditahan di sel tahanan Mapolres Sekadau selama 25 hari hingga hari ini sambil menunggu proses hukum berikutnya.*

Penulis : Benidiktus G Putra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini