-->
    |

Ini Pesan Rupinus dalam Rakor Ketemenggungan DAD Sekadau

SEKADAU (Suara Sekadau) - Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau menggelar seminar tentang hutan adat dan rapat koordinaai ketemenggungan di gedung Kateketik, jalan Merdeka Selatan, Jum'at (23/11).

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Sekadau. Turut hadir wakil bupati, Kapolres Sekadau, Kajari Sekadau, perwakilan Dandim 1204, para pimpinan OPD, serta pengurus dewan adat dan temenggung se-Kabupaten Sekadau.

Ketua DAD Sekadau Welbertus Willy dalam sambutannya mengharapkan seminar dan rakor tersebut dapat menambah wawasan tentang sistem hukum adat.

"Terutama korelasinya dengan hukum positif," kata Willy.

Bupati Sekadau Rupinus dalam pidatonya memaparkan, penerapan hukum adat dalam perkara sejak jaman nenek moyang masyarakat adat Dayak adalah dalam bentuk benda. Misalnya tempayan, meriam, mangkuk, dan sebagainya.

"Namun karena benda-benda tersebut saat ini sulit dicari, maka bisa dikonversi dalam bentuk uang," kata Bupati.

Ia menegaskan, hukum adat bukanlah tandingan bagi hukum negara. Namun ia berjarap, perkara-perkara yang tidak terlalu besar lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan melakui hukum adat.

"Misalnya perkara berkelahi dan perkara lain yang dalam hukum negara dikategorikan sebagai delik aduan. Tapi hukum adat tidak berarti menjamin perkara tersebut tidak diproses secara hukum positif. Tapi perkara besar misalnya pembunuhan, pencurian, yang merupakan tindak pidana itu merupakan kewenangan pihak berwajib. Hukum adat tidak menghapus pidana," tutur Rupinus yang juga mantan ketua DAD Kabupaten Sekadau.

Mengenai hutan adat, Rupinus berpesan melalui para temenggung agar menjaga dan melestarikan hutan yang masih ada.

"Bagaimana kita mengelola lahan dengan tidak merusak hutan," ucapnya.

Pemkab Sekadau, lanjut Bupati, akan mengevaluasi perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Sekadau.

"Nanti kita akan lihat dari 29 perusahaan, mana lahan yang tumpang tindih, yang keluar dari ijin supaya dikeluarkan," pungkas Bupati.

Dalam acara tersebut, masyarakat adat Dayak Kabupaten Sekadau juga melakukan deklarasi mendukung pemilu yang aman, damai, bersih dan sejuk.*

Penulis : Benidiktus G Putra


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini