-->
    |

PLN akan Berikan Kompensasi Lahan dan Tanaman Terdampak Pembangunan SUTT

SEKADAU (Suara Sekadau) - Sosialisasi kompensasi tanah bangunan dan tanaman yang berada dibawah ruang bebas Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV Tayan-Sanggau-Sekadau di Balai Dusun Ensali, Desa Ensalang, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (28/11) berlangsung lancar.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Camat Sekadau Hilir, Bhabinkamtibmas Desa Ensalang, Danramil Sekadau Hilir, perwakilan DAD Sekadau Hilir, Kepala Desa Ensalang beserta perangkat desa, dan puluhan warga pemilik lahan dan tanam tumbuh yang dilintasi jalur SUTT.

Perwakilan PLN Kalbar, Kumara Bagus mengatakan, pembangunan jaringan SUTT itu merupakan program lanjutan dari kegiatan yang sama di Bengkayang-Landak.

"Nanti akan ada kegiatan penarikan kabel, ini perlu sterilisasi di sepanjang jalur. Bagi lahan, bangunan dan tanam tumbuh yang berada di jalur akan ada kompensasi," kata Bagus.

PLN juga sudah melakukan kompensasi di 10 desa di Kabupaten Sanggau.

"Ini desa pertama di Kabupaten Sekadau bertahap. Kami berharap kerjasama dari masyarakat," ucap Bagus.

Untuk melakukan penghitungan kompensasi, PLN menggandeng lembaga penilai publik independen.

Martinus Suprianto dari kantor jasa penilai publik Dwi Haryantono Agustinus Tamba dalam paparannya menyampaikan, kompensasi atas lahan, bangunan dan tanam tumbuh yang terdampak pembangunan publik sudab diatur dalam Peraturan Menteri ESDM no 27 tahun 2018.

"Sebelum tahun 2013, tidak ada aturan tentang kompensasi. Besaran nilai kompensasi sudah diatur dalam Permen ESDM ini. Baru pada tahun 2013 diterbitkan peraturan, dan disempurnakan kembali pada tahun 2018 ini," jelas Martinus.*

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini