-->
    |

Dinkes Catat 114 Kasus DBD Sepanjang 2018, Intensifkan Fogging

SEKADAU (Suara Sekadau) - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau mencatat 114 kasus demam berdarah dengue (DBD) mulai Januari 2018 hingga hari ini. Penderita tak hanya anak-anak, namun juga dewasa.

Sebagai tindakan responsif atas kasus tersebut, Dinkes melakukan pengasapan (fogging) di lingkungan masyarakat, khususnya daerah yang terdapat kasus DBD. Seperti yang dilakukan pada Selasa (18/12) di kawasan Jalan Merdeka Barat, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir.

"Kita melakukan fogging secara responsif, artinya begitu ada laporan dari masyarakat, kita upayakan secepatnya ditangani. Khusus untuk hari ini, ada laporan dua kasus DBD makanya kita fogging," kata Kepala Dinas Kesehatan melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Martinus Ridi di sela fogging, (18/12).

Ridi mengatakan, pihaknya sudah memfogging hampir semua wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Sekadau.

"Kecuali Nanga Mahap yang belum ada laporan kasus DBD," timpal Ridi.

Ia mengungkapkan, wilayah Kecamatan Belitang merupakan yang paling banyak ditemukan kasus DBD.

"Desa Nanga Ansar 21 kasus, dan Desa Menua Prama ada belasan. Kita juga sudah lakukan fogging massal disana," tutur Ridi.

Ridi juga mengingatkan masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin.

Cara yang paling mudah dilakukan yakni dengan menguras tempat penampungan air, mengubur barang bekas, menutup tempat penampungan air, serta menanam tumbuhan pengusir nyamuk seperti bunga lavender, memelihara ikan pemakan jentik, dan memasang perangkap nyamuk (3M Plus).

"Kita mengimbau masyarakat untuk tidak malas menjaga kebersihan lingkungan demi menjaga kesehatan kita semua," pesan Ridi.*

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini