|

SPKS Ingin Petani Swadaya Miliki STDB

SEKADAU (Suara Sekadau) - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau melakukan pertemuan dengan perwakilan petani swadaya kelapa sawit, koperasi, dan pabrik kelapa sawit, Rabu (19/12).

Pertemuan tersebut membahas tentang perencanaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Sekjen SPKS, Mansuetus Darto mengatakan, petani kelapa sawit swadaya harus memiliki legalitas yang kuat, saat ini sudah disediakan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB).

"Petani harus membuat STDB dengan memberikan data perkebunannya seperti luas lahan, tahun tanam, jumlah pokok kelapa sawit, dan lain sebagainya," kata Darto.

Selain diwajibkan memiliki STDB, petani swadaya juga diharuskan membentuk koperasi atau kelembagaan, meningkatkan SDM masing-masing, akses pasar, bermitra dengan pabrik kelapa sawit dan bersertifikat.

Darto menambahkan, visi dari perencanaan ini adalah untuk menjadikan kabupaten Sekadau sebagai lumbung sawit berkelanjutan.

"Untuk mewujudkan visi kita, produksi tandan buah segar dari petani harus memenuhi legalitas dan bertata kelola yang baik serta telah mendapatkan pembinaan yang benar," kata dia.

Dalam forum tersebut juga dilakukan diskusi silang antara petani, koperasi, dan pabrik.*

Sumber : Suara Kalbar
Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini