-->
    |

Percepatan Kabupaten Layak Anak, WVI Latih para Fasilitator Desa

SEKADAU (Suara Sekadau) - Wahana Visi Indonesia (WVI) Kabupaten Sekadau menggelar pelatihan fasilitator desa untuk mendukung pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA), Senin (21/1).

Kegiatan yang didanai oleh Uni Eropa ini dihadiri kepala desa beserta perangkat dan fasilitator dari desa-desa binaan.

Sugianto Zulkarnain, tenaga ahli pembangunan partisipatif P3MD Kabupaten Sekadau yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut mengatakan, pemerintah desa mesti mendukung perwujudan KLA, salah satunya melalui dukungan anggaran.

"Fasilitator desa, unsur perempuan harus masuk dalam pembahasan rencana kerja pemerintah desa," kata Sugianto.

Program ini selaras dengan Undang-Undang No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pemkab Sekadau juga mendukung penuh proyek ini.

Asisten 2 Pemkab Sekadau Yohanes Paulus dalam festival implementasi KLA yang diselenggarakan WVI bulan desember 2018 lalu mengatakan,  Pemkab Sekadau sudah berkomitmen menjadi Kabupaten Layak Anak sejak bulan Mei 2016.

"Implementasi KLA bukanlah hal baru. Instrumennya menyangkut kehidupan kita sehari-hari. Namun dengan adanya komitmen, maka langkah-langkah dalam mencapai KLA dapat lebih terukur. Demi anak-anak kita juga," kata Yohanes.

Yohanes juga menyinggung soal angka stunting di Kabupaten Sekadau yang relatif tinggi, yakni sekitar 31,42 persen untuk skala kabupaten.

"Ini merupakan salah satu indikator yang perlu kita atasi sebagai kabupaten layak anak. Perlu peran semua elemen masyarakat," tuturnya.

Menjadi KLA adalah sebuah poin yang sangat penting. Yohanes mewakili Pemkab Sekadau mengapresiasi upaya WVI yang didanai oleh Uni Eropa, serta stakeholder yang berperan aktif dalam mengupayakan Sekadau menjadi KLA.*

Penulis : Benidiktus G Putra



Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini