-->
    |

Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu di Polsek Belitang

BELITANG (Suara Sekadau) - Dalam rangka menghadapi pemilu 17 april mendatang, Polri bersama TNI di Seluruh wilayah mengadakan apel gelar pasukan operasi mantab brata kapuas 2019 dalam rangka pengamanan kampanye terbuka dan tatap muka.

Khusus di Kecamatan Belitang, apel dilakukan di lapangan upacara Kantor Polsek Belitang.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolsek Belitang Ipda Agus Junaidi dan sebagai perwira upacara Bripka Erik Hardiansyah dengan komandan upacara Bripka Supriyanto.

Hadir mengikuti upacara Danramil Belitang diwakili oleh Kopda Sineger dan sejumlah unsur seperti Panwascam, perwakilan camat Belitang, petugas Linmas Desa bersama para kades se kecamatan Belitang dan juga dari organisasi banom NU yaitu Banser turut hadir dalam apel ini.

Kapolsek Belitang dalam amanatnya menyampaikan pesa Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto yang mengatakan bahwa sebanyak 453.133 orang kekuatan TNI - Polri yang di libatkan dalam pemilu serentak tahun 2019 ini.

"Penempatannya berdasarkan pada potensi tingkat kerawanan pada masing - masing daerah," ungkap IPDA Agus Junaidi.

Terdapat 6 poin amanat Menkopolhukam yang menjadi atensi bagi TNI-Polri. Berikut isi amanat tersebut :

1. Pahami bahwa tugas pengamanan ini adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat di nilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah dan akan di balas dengan pahala oleh Tuhan Yang Maha Esa bila di laksanakan dengan tulus ikhlas.
2. Jalin sinergitas antar unsur pemerintah, TNI - Polri dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas.
3. Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan mengganggu penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019.
4. Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku terhadap pihak - pihak yang mencoba mengganggu kelancaran pemilu serentak tahun 2019.
5. Babinsa dan bhabinkamtibmas harus mengikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita - berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat mengurus disintegritas bangsa.
6. Inventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.
Setelah apel tersebut, acara di lanjutkan dengan ramah tamah dan tanya jawab di aula Polsek Belitang.*

Penulis : Muhammad Sandi
Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini