|

Pukul Pengidap Keterbelakangan Mental, Sales Perabotan Dihukum Adat

Ketua adat Maboh Permai, Mesak (kiri) dan ketua RT 15 Saul usai memberikan keterangan kepada wartawan (ist)

SEKADAU (Suara Sekadau) - Terjadi pemukulan terhadap Banus, warga yang mengalami keterbelakangan mental di Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang, Sabtu (16/3) dinihari.

Kejadian berlangsung di dekat persimpangan jalan simpang Sungai Ayak - Balai Sepuak sekitar pukul 02.50 WIB.

Ketua Dewan Adat Desa Maboh Permai, Mesak membenarkan bahwa telah terjadi pemukulan kepada Banus yang mengalami keterbelangan mental dan sakit jiwa oleh pelaku Rivaldi Sanjaya (30 tahun) asal Makassar. Pelaku merupakan sales perabotan rumah tangga yang sudah 4 bulan ngontrak di rumah warga SP 2 Desa Maboh Permai.

Persoalan ini pun disepakati diselesaikan secara adat.

"Karena terjadi pemukulan tanpa alasan kepada orang yang sakit jiwa, pelaku dikenakan adat 12 tael," kata Mesak kepada wartawan usai memutuskan adat tersebut.

Ia mengatakan, adat itu memang berlaku di Desa Maboh Permai. Bila tidak dipenuhi maka yang bersangkutan akan di serahkan kepada pihak kepolisian untuk di proses pidana.

Karena yang bersangkutan mengakui perbuatannya, permasalahan dianggap selesai.  Namun sepeda motor milik.pelaku dijadikan jaminan sampai yang bersangkutan memenuhi tuntutan adat yang dikenakan.

"Untuk yang bersangkutan kami beri peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi, dan bila terulang kita akan lebih tegas lagi," ujar Mesak.

Pemukulan itu sendiri terungkap saat sejumlah warga mendengar korban yang mengaduh kesakitan. Kemudian mereka melihat pelaku tanpa sebab memukuli korban berkali-kali. Warga segera melerai dan mengamankan keduanya.

Saul, ketua RT 15 segera bertindak dengan memberitahukan hal ini kepada pengurus adat setempat untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Bersama kami para ketua RT dan pihak keamanan desa memberitahukan kejadian ini kepada pengurus adat desa untuk di ambil langkah selanjutnya agar masalah ini tidak melebar," ujar Saul singkat.*

Sumber : Tim
Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini