|

Bawaslu Sekadau Hentikan Tiga Laporan Politik Uang

Al Aminudin anggota Bawaslu Sekadau


SEKADAU (Suara Sekadau) - Bawaslu Kabupaten Sekadau bersama Gakkumdu kembali menghentikan proses dugaan tindak pidana pemilu berupa politik uang yang dilaporkan oleh masyarakat.

Penghentian tersebut dilakukan pada Rabu 8 April 2019 sore.

Kali ini, tiga laporan sekaligus dihentikan prosesnya oleh Gakkumdu.

Anggota Bawaslu Sekadau Al Aminudin mengungkapkan, ketiga laporan tersebut masing-masing berasal dari Kecamatan Sekadau Hilir sebanyak dua  laporan, dan satu laporan di kecamatan Nanga Mahap.

"Dua laporan di Sekadau Hilir masing-masing atas nama terlapor Yuhilda Harahap dan terlapor M Supardi. Sedangkan di Nanga Mahap atas nama terlapor Aloysius Ahin, Yustinus Ebin dan Tamensius Sio," kata Al di kantor Bawaslu Sekadau, Rabu (8/5).

Penghentian ketiga laporan itu, kata Al, telah melalui mekanisme yang berlaku. Bawaslu bersama Gakkumdu telah melakukan serangkaian proses, contohnya klarifikasi terhadap saksi-saksi.

"Semuanya tidak memenuhi unsur," jelasnya.

Dengan demikian, sejauh ini sudah empat laporan dugaan politik uang yang sudah dimentahkan oleh Bawaslu Sekadau, termasuk laporan di Dusun Seransa Desa Gonis Tekam Kecamatan Sekadau Hilir yang sudah lebih dulu dihentikan.

Namun, saat ini masih ada tiga laporan dugaan politik uang yang sedang dalam proses. Ketiganya di kecamatan Nanga Taman dengan terlapor diduga tim sukses salah satu caleg dari partai Perindo Dapil 2.

"Ketiga laporan itu sedang dalam tahap klarifikasi," pungkas Al Aminudin.*

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini