|

Dikomplain karena Belum Tetapkan Perolehan Kursi, Ini Penjelasan KPU Sekadau

Pleno terbuka rekapitulasi suara pemilu 2019 yang dilaksanakan KPU Sekadau 1 Mei 2019 lalu
SEKADAU (Suara Sekadau) - Wakil ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan menyayangkan penundaan penetapan anggota DPRD Sekadau terpilih periode 2019-2024 oleh KPU Sekadau.

Ketua KPU Sekadau Drianus Saban dalam pernyataannya di media online beberapa hari lalu menyatakan penetapan anggota DPRD terpilih akan dilaksanakan bulan Juli 2019 menunggu instruksi KPU pusat dan KPU provinsi.

"Kalau soal gugatan pilpres di MK itu bukan alasan yang logis menurut saya. Sehinhga penetapan legislatif kabupaten Sekadau ditunda," kata Yodi kepada suarasekadau.co.id, (27/5).

Menurut Yodi, wewenang KPU kabupaten adalah menetapkan calon legislatif kabupaten terpilih.

"Bukan menetapkan calon presiden ataupun calon DPR provinsi dan DPR RI," timpalnya.

Ia menilai, KPU Sekadau terlalu kaku dalam memutuskan sesuatu. Menurutnya, KPU mesti lincah dan cepat ketika memutuskan sesuatu.

"Kita berkaca dengan KPU pusat yang menetapkan capres terpilih pada dinihari. Itu artinya KPU pusat sigap dan lincah," pungkasnya.

Ketua KPU Sekadau Drianus Saban dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan, penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih belum dilakukan, bahkan secara nasional.

"Hanya rekap saja," kata Saban.

Berdasarkan surat KPU RI nomor 867/PL.01.8-SD/06/KPU/V/2019 tanggal 24 Mei 2019 tentang Penetapan Kursi dan Calon Terpilih tanpa Perselisihan Hasil Pemilu khususnya pada diktum 1, penetapan kursi DPRD tetap menunggu putusan Mahkamah Konstitusi.

"Penetapan kursi DPRD di daerah yang tidak ada sengketa pemilu dilakukan paling lama 3 hari setelah MK mencantumkan permohonan perselisihan hasil pemilu dalam buku registrasi perkara konstitusi. Itu kebijakan KPU RI bukan kebijakan lokal," jelas Saban.*

Penulis : Benidiktus G Putra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini