-->
    |

Ini Hasil Kelulusan SMA Karya Sekadau Tahun Ajaran 2018-2019

Ekspresi kegembiraan siswa SMA Karya usai dinyatakan lulus seratus persen
SEKADAU (Suara Sekadau) - SMA Karya Sekadau melakukan pembagian amplop kelulusan  tahun ajaran 2018-2019, Senin (13/5).

Acara tersebut diselenggarakan di aula SMA Karya Sekadau.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pastor Kristianus CP, pihak kepolisian Resor Sekadau, kepala SMA Karya Sekadau, ketua komite sekolah, para orangtua siswa serta ratusan murid SMA Karya.

Kepala SMA Karya Sekadau, Sumardi saat mengumumkan hasil kelulusan mengatakan seluruh siswa yang mengikuti ujian nasional dinyatakan lulus seratus persen.

"Dari 221 siswa yang ikut ujian, semuanya lulus," ungkap Sumardi disambut gemuruh sorak sorai para siswa.

Ia menegaskan kelulusan merupakan murni hasil usaha para siswa. Tidak ada campur tangan pihak sekolah dalam menentukan nilai kelulusan.

"Karena soal dibuat MKKS sebanyak 75 persen, sisanya 25 persen dibuat oleh pusat. Standar nasional. Nilai rapor juga sangat menentukan nilai kelulusan. Tidak ada istilah lulus karena dekat dengan kepala sekolah, dekat dengan guru, dekat dengan pastor. Semuanya murni hasil kerja keras siswa," jelas Sumardi.

Ia juga meminta para siswa agar melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas. Hal ini perlu didukung oleh orangtua.

"Tolong merayakan kelulusan jangan berlebihan," imbuhnya.

Sumardi menambahkan, tugas pihaknya dalam mendidik para siswa sudah selesai.

"Setelah lulus, siswa kami kembalikan kepada komite (orangtua). Kami sarankan agar pendidikannya lanjut," tandasnya.



Ketua Yayasan Karya Sekadau, P. Kristianus CP menyampaikan terimakasihnya atas kepercayaan orangtua murid yang menitipkan anaknya untuk menempuh pendidikan di SMA Karya.

"Mulai hari ini mereka kami kembalikan kepada orangtua dalam keadaan normal, sehat jasmani dan rohani," tutur Pastor Kris.

Ia juga menganjurkan agar para siswa tidak berhenti hanya pada jenjang SLTA.
Sebab, kata pastor, di era sekarang lulusan SMA akan kesulitan memperoleh kesempatan kerja yang layak.

"Sarjana saja banyak yang menganggur. SMA karya tidak pernah berjanji menghasilkan lulusan yang siap kerja. Kami mendidik siswa agat santun, bermoral, cerdas, mengenal dirinya. Maka dari itu dianjurkan agar melanjutkan pendidikan ke universitas," pesan pastor Kris.

Pihak sekolah turut memberikan apresiasi kepada siswa-siswi yang berprestasi.*

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini