|

Pemkab Sekadau Gandeng Pihak Ketiga Terapkan Sistem Aplikasi SIPKD R.7

SEKADAU (Suara Sekadau) - Pemkab Sekadau menggelar workshop e-SIPKD R.7 di Banana Inn Hotel Bandung, Rabu (22/5).

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, SH., M.Si dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut sangat penting, terutama dalam rangka konsistensi antara dokumen perencanaan dan dokumen penganggaran.

Aloysius berharap, dalam era keterbukaan informasi publik yang menuntut pemda harus melakukan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah kedepannya secara bertahap mulai dari perencanaan hingga proses pertanggungjawaban dapat berjalan dengan baik.

Ia mengatakan, dalam proses penyusunan anggaran pemda terdapat beberapa potensi permasalahan, diantaranya inkonsistensi antara dokumen perencanaan dan dokumen penganggaran karena kedua dokumen tersebut disusun melalui sistem terpisah.

“Selain itu kurang handalnya dokumen perencanaan sebagai dasar dalam proses penyusunan anggaran karena belum terdapat standarisasi yang baku dalam penyusunan dokumen,” ujar Aloysius.

Perencanaan pembangunan daerah, kata Aloy, terangkum dalam dokumen rencana kerja perangkat daerah (RKPD) yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah. Dikatakannya, prioritas pembangunan dan kewajiban daerah, rencana kerja yang terukur dan sumber pendanaan merupakan dasar dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“Pemkab Sekadau bekerjasama dengan PT Usadi Sistemindo Intematika telah mengembangkan sistem perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi yaitu dalam sistem aplikasi SIPKD R.7,” ucapnya.

Sehingga, pada proses penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020, Pemkab Sekadau telah siap melaksanakan perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi atau telah mengembangkan sistem tersebut menjadi handal dalam mengawal proses perencanaan maupun proses pengelolaan keuangan.

Aloysius menegaskan, kegiatan tersebut dilksanakan untuk pengembangan diri, meningkatkan kompetensi dan kapabilitas sebagai pengelola program dan keuangan dari setiap SKPD dalam menggunakan aplikasi SIPKD R.7.

“Mengingat pentingnya workshop ini, saya meminta para peserta mengikuti berbagai rangkaian acara. Jika ada hal yang tidak dimengerti silahkan ditanyakan, sehingga ilmu yang diperoleh nantinya dapat diimplementasikan dalam proses penyusunan APBD tahun 2020 dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD yang juga selaku ketua Panitia Kegiatan, F Iwan Karantika, SE., M.Si mengatakan, workshop SIPKD R.7 sangat penting dan strategis. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan memberikan pemahaman kepada para kepala bagian perencanaan keuangan dan barang Setda Kabupaten Sekadau, kepala bagian umum Sekretariat DPRD, kepala sub bagian perencanaan keuangan  dan bendahara pengeluaran.

“Sehingga diketahui tata cara pelaksanaan perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi dalam sistem e-planning dan e-budgeting berupa aplikasi SIPKD R.7,” kata dia.

Iwan mengatakan, narasumber kegiatan tersebut yaitu Kepala BPKAD Kabupaten Sekadau, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Sekadau dan PT Usadi Sistemindo Intermatika. Workshop tersebut juga diikuti sebanyak 58 peserta. “Workshop dilaksanakan 21–24 Mei mendatang,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Sekadau, Inspektur, Kadis Dukcapil dan Kadis Perhubungan Kabupaten Sekadau.*

Sumber : Humpro Pemkab Sekadau/Yusak Stany

Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini