|

Suku Banyur Belitang Gelar Gawai, Bentuk Syukur Atas Hasil Panen

BELITANG (Suara Sekadau) - Gawai Dayak Suku Banyur Belitang yang ke 18 yang jatuh pada hari ini, Sabtu 25 Mei 2019 dilaksanakan di gerbang pemukiman warga SP 1 Belitang.

Acara itu diadakan sekitar pukul 09.30 WIB.

Gawai ini turut dihadiri oleh forkopimka se Kecamatan Belitang.

Ketua panitia pelaksana, Agustinus Ariyono Edi mengatakan gawai adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas hasil tanam padi warga. Sekaligus sebagai harapan agar tahun depan hasilnya semakin lebih baik lagi.

Selain itu, gawai dayak suku Banyur kerap menggunakan simbol burung kenyalang. Menurut kepercayaan mereka, kata Agustinus,burung kenyalang digambarkan sebagai wujud rasa syukur atas rahmat yang dilimpahkan.

"Diharapkan simbol burung kenyalang ini dapat memberikan dampak positif khususnya bagi kehidupan masyarakat yang ada di lingkungan SP1 Belitang,"  ungkapnya.

Kegiatan ini juga di meriahkan dengan sejumlah pertunjukan tarian dayak, lomba mengunyah sirih dan kegiatan pangkak gasing. *

Penulis : Muhammad Sandi
Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini