|

Polres Sekadau Rekonstruksi Pembunuhan di Meragun, Motif Diduga Asmara dan Piutang

SEKADAU (Suara Sekadau) - Polres Sekadau melakukan rekonstruksi pembunuhan terhadap Herkulanus Swandi alias Mawi di Dusun Meragun, Kecamatan Nanga Taman 19 Maret 2019 malam lalu.

Reka ulang adegan pembunuhan dilakukan di halaman Mapolres Sekadau dengan dihadiri saksi-saksi dan kerabat korban, Kamis (27/6).

Keempat tersangka masing-masing Doyok, Kus, Nekon dan Momok memperagakan ulang tiap-tiap adegan yang  mereka lakukan dalam pengeroyokan itu. Dari rekonstruksi diketahui, korban Mawi tewas setelah dipukuli, ditendang, dan dipukul dengan gitar secara bertubi-tubi oleh para pelaku. Adapun motif pembuhunan itu diduga karena persoalan asmara dan hutang piutang. Saat melakukan pengeroyokan, para pelaku sebelumnya sudah mengkonsumsi alkohol jenis arak putih bersama-sama dengan korban.



Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu M Ginting mengatakan, rekonstruksi meliputi 15 adegan. Mulai dari pertemuan korban dengan pelaku, hingga proses pengeroyokan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa. Masing-masing tersangka memiliki peran yang mengakibatkan korban tewas.

Para pelaku akan dikenakan pasal 340 KUHP, junto pasal 338 KUHP junto pasal 170 ayat (2).

"Yang ancamannya 20 tahun maksimal seumur hidup," jelas Ginting.*

Penulis : Benidiktus G Putra






Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini