|

Gawai Dayak X Kabupaten Sekadau Resmi Dibuka

SEKADAU (Suara Sekadau) - Pekan Gawai Dayak ke Sepuluh Kabupaten Sekadau resmi dibuka, Senin (29/7). Acara ini berlangsung sampai 3 Agustus mendatang di Betang Youth Center.

Staf ahli Gubernur Kalbar, Hermanus sat membacakan sambutan Gubernur Kalbar mengatakan pelaksanaan Gawai Dayak merupakan momen yang perlu didukung dan dilestarikan.

"Karena merupakan warisan nilai budaya luhur. Gubernur bangga dengan pelaksanaan ini," kata Hermanus.

Gawai Dayak sekaligus menjadi ajang pementasan seni budaya masyarakat Dayak dengan menampilkan atraksi-atraksi, perlombaan, pameran budaya dan lainnya.

"Juga mendorong partisipasi masyarakat, menjadi destinasi wisata, serta mendukung kualitas dan kuantitas ekonomi masyarakat,"ujarnya.

Even ini sekaligus diharapkan menjadi stimulan bagi even-even berikutnya di Kabupaten Sekadau dan Provinsi Kalbar secara umum.

"Mari kita bangun citra positif keberagaman di Kalbar, masyarakat rukun dan damai," ucap Hermanus.

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Herman Asaribab dalam sambutannya mengungkapkan bangsa Indonesia sangat besar dan beragam.

"Mari bagaimana kita bersatu dalam perbedaan. Kami mengapresiasi pengembangan nilai-nilai budaya positif. Ini perlu agar tidak luntur atau sirna ditelan kemajuan jaman," kata Pangdam.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu membahu menjaga dan memupuk ketentraman dan kedamaian.

Bupati Sekadau, Rupinus sebelum membuka secara resmi PGD X Kabuoten Sekadau mengatakan, perhelatan Gawi Dauak biasanya dilakukan awal Juli setelah gawai Nyapat Taun di kampung-kampung selesai.

"Namun karena beberapa halangan makanya diundur. Gawai Dayak menutup semua gawai nyapat taun di Kabupaten Sekadau. Ke depan, saya setuju dengan usulan ditetapkan tanggal yang baku untuk pelaksanaan Gawai Dayak," ujar Rupinus.

Gawai Dayak sendiri, lanjut Bupati asal Pantok itu, merupakan even yang mengandung banyak makna.

"Lima hal yang utama adalah ungkapan syukur hasil panen padi, sebagai daya tarik wisata, pelestarian budaya, pengembangan ekonomi kreatif, dan mempererat silaturahmi," pungkasnya.*

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini