|

Terhalang Regulasi, Gakkumdu Kesulitan Tangani Pidana Pemilu

Evaluasi sentra Gakkumdu Kabupaten Sekadau
SEKADAU (Suara Sekadau) - Bawaslu Kabupaten Sekadau melakukan evaluasi sentra pelaksana penegakkan hukum terpadu (Gakkumdu), Jumat (13/9) di hotel Vinca Borneo.

Ketua Bawaslu Provinsi Kalbar, Ruhermansyah hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam paparannya Ruhermansyah mengatakan, Bawaslu perlu memperkuat sumberdaya manusianya.

"Main power Bawaslu harus ditingkatkan, mulai dari SDM nya," kata Ruhermansyah.

Ia menguraikan, dalam penanganan dugaan tindak pidana pemilu sentra Gakkumdu kerap terhalang regulasi.

Salah satu yang cukup terasa yakni dalam penanganan dugaan kasus politik uang.

"Karena didalam aturan pelaku politik uang bukan merupakan orang perorangan yang membagikan uang, melainkan orang yang terdaftar di KPU baik peserta pemilu atau tim sukses," jelasnya.

Ia mencontohkan beberapa kasus dugaan politik uang di Kabupaten Sekadau yang terhenti pada tingkat pembahasan oleh Gakkumdu yang salah satunya terhalang oleh regulasi.

"Batas waktu penanganan pelanggaran sangat sempit. Keterbatasan waktu penyelidikan, ini tidak mudah apalagi untuk wilayah yang sulit dijangkau," tutur Ruhermansyah.

Karena itu, Bawaslu menginginkan agar undang-undang pemilu dilakukan revisi.

"Khususnya pada pasal-pasal yang menyangkut penindakan pidana pemilu," pungkasnya.*

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini