|

Warga Keluhkan Pelaksanaan Proyek Jalan Sekadau-Rawak

Pekerjaan jalan Sekadau-Rawak dikeluhkan warga
SEKADAU (Suara Sekadau) -
Warga jalan Sekadau-Rawak, Desa Sei Ringin Kecamatan Sekadau Hilir mengeluhkan pelaksana pekerjaan jalan Sekadau-Rawak yang dilaksanakan oleh PT. Sinar Manday Utama.

Pasalnya saat mereka melakukan pengalian parit di depan rumah maupun toko milik warga, tidak ada pemberitahuan atau sosialisasi sebelumnya.

"Saya buka warung makan di jalan rawak. Kita sudah masak untuk dijual di warung, tiba-tiba tanpa pemberitahuan parit di depan rumah digali oleh kontraktor. Akibatnya, warung saya tidak ada pengunjung selama satu hari," kata salah seorang warga jalan rawak yang namanya enggan dipublikasi, Minggu (8/9).

Warga jalan Rawak merasa tidak diperlakukan dengan baik oleh pelaksana pekerjaan jalan yang nilainya mencapai 11,5 miliar rupiah itu.

"Mereka sepertinya tidak pernah memberitahu kepada warga sekitar terkait pekerjaan mereka. Misalnya ada pengalian bahu jalan yang kebetulan terkena rumah warga, mereka tidak pandang bulu. Main hamtam kromo saja, tanpa basa-basi kepada masyarakat," protes warga tersebut.

Bahkan, pekerjaan galian mengenai sejumlah pipa distribusi air milik PDAM Sirin Meragun hingga bocor atau pecah. Hal ini membuat distribusi air menjadi terganggun.

"Pipa air PDAM yang mengalir ke rumah warga banyak rusak, tepapar alat berat, kalau dah begini yang rugi masyarakat seperti kami ini," kesalnya.

Ia meminta kepada pihak kontraktor jalan Rawak-Sekadau yang saat ini
Sedang bekerja agar jangan serampangan dalam melaksanakan proyek.

"Kalau mau gali jalan depan rumah harus kasih tahu dulu. Kalau dikasih tahu, kami bisa libur tidak masak. Jadi, kami tidak rugi, masak tapi tidak ada pembeli," kesalnya.*

Penulis : tim liputan
Editor : Benidiktus G Putra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini