|

Ini Pernyataan Paguyuban Jawa Terkait Kisruh Pilkades Menua Prama

Muhamdi, ketua PJKB Kabupaten Sekadau
SEKADAU (Suara Sekadau) - Ketua umum Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJKB) Kabupaten Sekadau, Muhamdi memberikan pernyataan terkait kisruh hasil Pilkades di Desa Menua Prama, Kecamatan Belitang.

"Kami berharap agar semua pihak mentaati setiap aturan yang berlaku dan komitmen dengan kesepakatan sebelum Pilkades. Khususnya kesepakatan mengenai setiap calon siap menang dan siap menerima kekalahan," kata Muhamdi (4/10).

Muhamdi menyatakan siapapun yang terpilih berdasarkan hasil Pilkades yang resmi layak diakui. Sebab, Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi.

"Berkenaan dengan alasan calon terpilih bukan penduduk asli, hal tersebut tidaklah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sebab setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama, diantaranya hak untuk memilih dan dipilih," tegas Muhamdi.

Ia juga mengatakan, pada pemilihan kepala desa serentak tahun-tahun sebelumnya juga tidak sedikit calon yang bukan penduduk asli namun terpilih.

"Dan tidak dipermasalahkan mengingat pelaksanaan Pilkades berlangsung bebas, rahasia, jujur dan adil," ujarnya.

Karena itu, PJKB Kabupaten Sekadau meminta Pemkab Sekadau dan aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dalam menyikapi persoalan serius ini.

"Mohon disikapi dengan tegas sepanjang pelaksanaan Pilkades telah dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku," pinta Muhamdi.

Ia juga berharap apapun persoalan yang terjadi dapat diselesaikan melalui musyawarah.*

Penulis : Benidiktus G Putra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini