|

Kadus Ulak Limau Keluhkan Aktivitas PETI di Wilayahnya

Aktivitas PETI di Dusun Ulak Limau Desa Kenyauk
SEPAUK (Suara Sekadau) - Aktvitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Kapuas diduga masih marak.

Salah satunya di Dusun Ulak Limau, Desa Kenyauk, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, yang berbatasan dengan Kabupaten Sekadau.

Kepala Dusun Ulak Limau, Kadri mengatakan, awalnya belum begitu banyak para pekerja PETI yang datang untuk bekerja di wilayah dusunnya.

"Para pekerja PETI sama sekali tidak ada koordinasi dengan saya sebagai Kadus dan pengurus desa lainnya. Yang mengatakan dirinya sebagai koordinator pekerja PETI tersebut juga tidak ada koordinasi dengan saya," kata Kadri ditemui di Ulak Limau beberapa hari lalu.

Selama ada PETI, kata dia, malah banyak masalah sosial yang muncul. Contohnya masyarakat yang bertikai soal batas lahan.

"Saya jadi capek ngurus warga saya dan hampir tiap hari ngurus masalah batas yang dikerjakan oleh para penambang emas ilegal itu," keluhnya.

Awalnya kata Kadri, sudah dua kali pihaknya mau membubarkan para pekerja PETI.

"Namun sekarang malah makin ramai dan tidak teratur lagi," ucapnya.*

Penulis : tim liputan

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini