-->
    |

Dugaan Pencurian di Masjid Al Falah Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Terduga pelaku (kanan-kemeja biru) berdamai dengan pihak korban
SEKADAU (Suara Sekadau) - Dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi pada Sabtu (7/12) di depan masjid besar Al Falah diselesaikan secara kekeluargaan antara kedua pihak.

Hal ini diungkapkan Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala melalui Kasat Reskrim IPTU M. Ginting.

Korban diketahui berinisial US (46) warga Komplek Graha Zaujati desa Saigon kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak. Sedangkan terduga pelaku SY (42) merupakan warga Jeruju kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak.

Kasat Reskrim mengungkapkan, sebelum kejadian yakni sekitar pukul 12.00 WIB, korban  hendak menunaikan sholat Dzuhur di masjid Al Falah.

Ketika akan mengambil air wudhu, korban sempat menelpon keluarganya di Pontianak. Dan pada saat menelepon ia sempat menoleh ke arah kiri dan melihat seorang laki-laki yang tidak dikenal (SY) memegang dompet miliknya.

Kemudian korban langsung menanyakan kepada SY, apakah mau mencuri dompetnya. SY mengelak tidak melakukan pencurian.

Setelah itu korban kemudian mengecek barang miliknya dan ia merasa kehilangan uang. Korban kemudian menceritakan kepada mencari suaminya.

Korban menceritakan bahwa uangnya diambil oleh SY dan pada saat itu SY terlihat masih dalam area masjid Al Falah.

Kemudian suami pelapor dibantu warga sekitar melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. SY diamankan oleh warga sekitar, kemudian warga melaporkan kepada petugas kepolisian.

Selanjutnya, piket Lantas Polres Sekadau langsung datang seketika dan mengamankan terduga pelaku untuk dibawa ke Polres Sekadau guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ginting menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku.

"Korban US dan terduga pelaku SY sepakat bahwa kejadian tersebut tidak diteruskan ke proses hukum dan ditempuh dengan mediasi diselesaikan secara kekeluargaan," terang Ginting.

Mediasi dilaksanakan di ruang Sat Reskrim Polres Sekadau, diakhiri dengan surat penyataan yang ditandangani oleh kedua belah pihak dan disaksikan masing-masing keluarga.

Secara terpisah Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala mengapresiasi warga yang tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

"Dengan mengamankan terhadap terduga pelaku dan menyerahkan kepada aparat kepolisian, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sadar dengan proses hukum. Dan masyarakat sendiri telah menjadi polisi bagi dirinya sendiri," ucap Kapolres.*

Sumber : Humas Polres Sekadau
Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini