|

Komisi 2 Pertanyakan Ketataan Perusahaan terhadap Perda CSR

Yodi Setiawan
SEKADAU (Suara Sekadau) - Ketua Komisi 2 DPRD Sekadau, Yodi Setiawan mempertanyakan efisiensi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sekadau nomor 1 tahun 2017 tentang tanggungjawab sosial perusahaan atau lebih populer dengan sebutan corporate social responsibility (CSR).

Perda tersebut, kata Yodi, merupakan inisiatif DPRD Sekadau dan sudah disahkan pada 2017 lalu.

"Kita ingin tahu seperti apa realisasinya. Sebab selama ini DPRD tidak pernah dilibatkan dalam monitoring implementasi perda tersebut," kata Yodi (2/12) di gedung DPRD Sekadau.

Dalam penyusunan Perda tersebut, sambung politisi Gerindra, tidak sedikit anggaran negara yang sudah digunakan. Misalnya untuk rapat-rapat, studi banding dan sebagainya.

"Oleh karena itu harus ada hasil yang nyata. Salah satunya adalah kepatuhan investor dalam melaksanakan CSR masing-masing, apa yang mereka berikan untuk masyarakat. Namun hal ini yang tidak kita ketahui," timpal Yodi.

Ia menambahkan, Perda itu turut mengatur pembentukan tim khusus sebagai pelaksana teknis monitoring CSR.

"Apakah tim ini bekerja atau tidak. Kita ingin tahu sejelas-jelasnya. Kalau perlu kita panggil itu perusahaan-perusahaan  untuk memaparkan apa saja bentuk riil CSR mereka," tegasnya.

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau, Radius ditemui terpisah menyatakan eksekutif telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Sekadau nomor 21 tahun 2017 tentang mekanisme dan tata laksana pembentukan forum pelaksana tanggungjawab sosial perusahaan Kabupaten Sekadau.

"Karena Perda ini ranahnya kebijakan, maka ditindaklanjuti dengan Perbup didalamnya yang mengatur forum tanggungjawab sosial perusahaan," ungkap Radius.

Forum inilah, kata Radius, yang akan mengurus dan memonitor teknis penerapan CSR oleh perusahaan. Ia sendiri tidak masuk dalam forum tersebut.

"CSR bisa bentuknya berupa hibah dana kepada pemerintah daerah. Ada juga yang langsung ke masyarakat. Namun mungkin ada yang tidak dilaporkan ke Pemda," tutur mantan wartawan.

Ia mendukung serta mendorong pihak investor untuk kooperatif melaporkan kepada Pemda tentang kegiatan-kegiatan CSR yang sudah maupun yang akan dilaksanakan.*

Penulis : Benidiktus G Putra





Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini