-->
    |

Sebelas Unit Jembatan Rusak Dihantam Banjir

Salah satu jembatan gantung yang rusak diterjang banjir
SEKADAU (Suara Sekadau) - Sedikitnya sebelas unit bangunan jembatan aset Pemkab Sekadau yang rusak akibat diterjang banjir hebat beberapa waktu terakhir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi mengungkapkan, sebelas jembatan yang rusak berlokasi di tiga kecamatan.

"Masing-masing Sekadau Hulu sebanyak dua unit, Nanga Taman delapan unit, dan Nanga Mahap satu unit," ungkap Akhmad, Selasa (10/12).

Untuk kecamatan Sekadau Hulu, jembatan yang rusak adalah jembatan Segiam dan jembatan gantung Nanga Biaban.

Kecamatan Nanga Taman yang terbanyak yakni jembatan gantung Kenolan, jembatan Sungai Meragun, jembatan sungai Taman Dusun Meragun, jembatan sungai Taman Dusun Kelampuk, jembatan gantung Lubuk Tajau, jembatan gantung Sungai Mentuka, jembatan gantung Sungai Kitai, dan jembatan akses Batu Jato.

Sedangkan di Kecamatan Nanga Mahap yakni jembatan gantung Setugal yang rusak parah.

"Banjir juga merusak jalan utama dari Pantok menuju Batu Jato dengan kerusakan berupa longsor sepanjang lebih kurang 500 meter," tutur Akhmad.

Untuk menanggulangi kerusakan tersebut, Pemkab Sekadau bersama DPRD serta PDAM Sirin Meragun melakukan rapat tanggap bencana yang berlangsung di ruang rapat ketua DPRD Sekadau, (10/12) siang.

Hasilnya, kerusakan jembatan dan jalan akibat banjir akan ditanggulangi melalui dana darurat yang pos nya berada di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.*

Penulis : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini