-->
    |

Ana Seleh Berharap Dua Putranya yang Lumpuh Layu Punya Masa Depan


Ketua SPKS Sekadau Bernadus Mohtar menyerahkan tali asih kepada keluarga penderita lumpuh layu
SEKADAU (Suara Sekadau) - Serikat Pekerja Kelapa Sawit (SPKS) Kabupaten Sekadau menggelar aksi kemanusiaan berbagi kasih untuk penderita lumpuh layu di Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Minggu (16/2).

SPKS  bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sekadau mengunjungi dan memberikan santunan kepada Ana Seleh ibu dari dua anak yang menderita lumpuh layu yakni Marianus (9) dan Ape Riyo Dominikus (13).

Selain itu bantuan juga diberikan kepada Iten  (60) serta warga dusun Kenambing Tinggi Desa Meragun.

Bernadus Mohtar, ketua SPKS kabupaten Sekadau mengatakan bantuan yang diberikan nilainya tidaklah mewah.

"Tapi bantuan ini murni atas dasar kepedulian kami terhadap warga lumpuh layu. Harapan kami semoga bantuan kami ini dapat membuka mata hati pihak lain, agar mau berbagi rejeki dengan mereka yang kurang beruntung secara ekonomi," kata Mohtar.

"Jangan pandang nilai bantuan kami, tapi ini murni sebagai bentuk keprihatinan kami kepada penderita lumpuh layu, apalagi penderita tersebut masih anak-anak, seperti yang di alami oleh Marianus dan Ope  Riyo Dominikus," tambah Mohtar.

IWO Kabupaten Sekadau ikut memberi tali asih untuk keluarga lumpuh layu di Meragun
Kepala Desa Meragun, Imakulata mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah membantu meringankan beban hidup keluarga lumpuh layu di desa Meragun

"Di tempat kami ada tiga keluarga mengalami lumpuh layu. Di desa meragun ada dua Kepala Keluarga, di dusun Kenaming Tinggi juga ada satu kepala Keluarga," tutur Imakulata.

"Semuanya mendapat bantuan. Sebagai kepala desa saya mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur yang telah berbagi dengan warga kami," lanjutnya.

Ima menuturian, pihak pemerintah desa Meragun juga selalu memberikan bantuan kepada warganya yang kekurangan. Namun, mengingat dana desa tidak nilainya terbatas, maka bantuan tidak bisa maksimal.

"Tapi selalu ada. Begitu juga dengan Dinas Sosial Kabupaten Sekadau juga selalu memberikan bantuan," tutur Ima.

Sementara itu Ana Seleh ibu dari Marianus dan Ope Riye Dominikus merasa terharu atas kepedulian para donatur.

"Saya berharap agar ada yang perduli terhadap dua anak-anak yang menderita lumpuh layu, agar mereka punya masa depan," harapnya.*

Penulis : tim liputan
Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini