-->
    |

Enggan Repotkan Pihak Lain, Paroki Sekadau Bantu Pendanaan Pengobatan Albina Kanisien

Pastor Kristianus, CP
SEKADAU (Suara Sekadau) - Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau bekerjasama dengan yayasan Karya perwakilan Sekadau mengadakan tanggal darurat penggalangan dana untuk Albina Kanisien, siswi SMPK St. Gabriel yang didiagnosa menderita tumor femur sinistra (kesan osteosarcoma).

Pastor Kristianus CP pastor kepala paroki St Petrus dan Paulus Sekadau sekaligus ketua Yayasan Karya Keuskupan Sanggau perwakilan Sekadau mengatakan, penggalangan dana tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi yang menimpa Albina.

"Kami menggalang dana bersumber dari yayasan melalui sekolah-sekolah yang berada dibawah naungan yayasan karya Sekadau," ujar Pastor Kristianus CP (24/2).

Bantuan yang sudah terkumpulkan rencananya akan diserahkan kepada pihak keluarga secepatnya.

Pastor Kris menuturkan, pihaknya sempat berkoordinasi dengan instansi terkait di pemerintah daerah untuk menanyakan prosedur bantuan, namun terhalang oleh rumitnya birokrasi.

Karena, pemerintah memerlukan serangkaian birokrasi yang juga membutuhkan waktu untuk pengurusannya.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah namun, banyaknya dan rumit urusan birokrasi seperti surat keterangan tidak mampu dan sebagainya. Kita tidak bisa menunggu itu karena anak ini harus segera ditangani oleh dokter," tutur pastor Kris.

Meski demikian, ia mempersilahkan jika pemerintah ingin ikut berpartisipasi membantu Albina.

"Kita tidak ada kepentingan apa-apa hanya kepedulian sosial saja. Namun silahkan pihak pemerintah jika ada bantuan," ucap pastor Kris.

Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau, Antonius Aludin saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan mekanisme pengajuan bantuan sosial memang memerlukan serangkaian birokrasi.

"Termasuk surat keterangan tidak mampu dari desa," ujar Anton.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan sosial tidak bisa dilakukan secara insidentil.

Namun demikian, secara pribadi Anton mengatakan dirinya tetap membantu untuk biaya pengobatan Albina.

"Apalagi saya satu kring dengan mereka. Kemarin kami di kring juga sudah ada galang dana untuk bantu biaya berobat Albina," tutur Anton.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Heru Wahyudi menyatakan pihaknya tidak memiliki pos anggaran untuk membantu orang sakit.

"Bantuan yang ada di kami diantaranya untuk musibah kebakaran, program keluarga harapan (PKH), bantuan banjir, beras sejahtera. Itupun stoknya di provinsi berupa barang," ucap Heru.*

Penulis : tim liputan
Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini