|

Jika Difungsikan, Dermaga Belitang Berpotensi Dongkrak Perekonomian Masyarakat

Camat Belitang bersama Kadis Perhubungan meninjau dermaga Belitang
Belitang (Suara Sekadau) - Camat Belitang, Hermansyah mengundang Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sekadau untuk meninjau jalur transportasi di Ibu Kota Kecamatan Belitang, Kamis (18/6).

Hermansyah mengatakan, ada satu akses perhubungan sungai yang belum di unakan di ibukota Kecamatan Belitang yakni akses melalui dermaga penyeberangan.

"Untuk Kecamatan Belitang masih ada satu desa yang masih belum dapat terhubung untuk lalu lintas roda 4 keatas, yakni Desa Belitang Satu. Secara ekonomi, bila dermaga penyebrangan difungsikan, maka arus transportasi akan lancar dan ini akan memicu kemajuan di Ibukota Kecamatan Belitang termasuk bagi desa - desa penyangga seperti Desa Belitang Satu,"ungkapnya.

Selama ini, kata Herman, dermaga di Belitang belum difungsikan karena kondisinya rusak sehingga perlu untuk diperbaiki.

Ada pula kekurangan untuk mendukung hal tersebut yaitu pengadaan ponton untuk alat angkut penyeberangan tersebut.

"Kami berharap agar ponton yang di Seberang Kapuas yang milik pemerintah Provinsi agar bisa dibawa ke Belitang untuk difungsikan sebagaimana mestinya. Apalagi warga dari Kabupaten Sintang yang berbatasan dengan Desa Belitang Satu banyak yang belanja ke Pasar Belitang," tambah Herman.

Herman meyakini, bila ada sarana transportasi penyebrangan berupa ponton di Belitang, maka aktivitas perekonomian warga akan semakin lancar dan mudah.

Apalagi kondisi jembatan Belitang yang kian parah serta hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

Kepala Desa Belitang Satu, Basri menyambut baik perhatian dan rencana dari Camat Belitang tersebut.

"Kita sangat mendukung rencana beliau untuk menghidupkan arus transportasi yang melewati dermaga untuk kendaraan roda 4 keatas," ujar Basri.

Basri menuturkan, memang banyak desa - desa di Kabupaten Sintang yang berbatasan dengan Desa Belitang Satu selalu berbelanja dan berobat ke Belitang karena jarak tempuh yang tidak terlalu jauh.*

Penulis : M. Sandi
Editor : Benidiktus G Putra
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini