-->
    |

Petani Sawit Sayangkan tak Ada Pendampingan Dana PSR dari Pemerintah

Albertus Wawan

SEKADAU (Suara Sekadau) - Tak hanya Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) yang menyayangkan belum adanya pendampingan dana dari pemerintah untuk program peremajaan sawit rakyat (PSR).


Albertus Wawan, ketua koperasi kebun Renyang Bersatu, Desa Merbang, Kecamatan Belitang Hilir mengungkapkan hal yang sama.


"Kalau memang pemerintah ada good will, mengapa tidak dari dulu memberikan bantuan dari APBN maupun APBD untuk meningkatkan produktivitas TBS petani. Sekarang sudah ada program replanting jangan dianggap didanai pemerintah. Ini murni dana dari BPDPKS melalui potongan penjualan CPO," ujar Wawan, Jumat (18/9).


Wawan mengapresiasi rekomendasi dari dinas kabupatem atas ajuan etani ke BPDPKS dalam program peremajaan sawit. Namun demikian, ia berharap kedepan dinas tidak hanya sekadar mengeluarkan rekomendasi. Namun dapat membantu membiayai petani, misalnya untuk pembelian bibit.


"Karena dana yg diberikan BPDPKS untuk petani hanya 30 juta rupiah per hektar. Tentu tidak cukup sampai kebun sawit itu berproduksi. Ada baiknya jika pemerintah peduli dengan petani sawit dibantu pendanaan pengadaan bibit sawit, saprodi, pengadaan sapi-sawit, pengadaan bibit untuk tanaman tumpang sari, dan lain-lain," harap Wawan.*


Penulis : tim liputan

Editor : Benidiktus G Putra


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini