-->
    |

Pekerjaan Pemeliharaan Jembatan Balai Sepuak akan Diputus Kontrak

Pekerjaan pemeliharaan jembatan Balai Sepuak (ist)

SEKADAU (Suara Sekadau) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sekadau akan melakukan pemutusan kontrak terhadap pelaksana pekerjaan pemeliharaan jembatan rangka Sungai Belitang, Balai Sepuak.


Kepala Dinas PUPR melalui Kabid Bina Marga Ponsianus Kameistu mengungkapkan, kontrak pekerjaan tersebut berakhir pada tanggal 4 Desember 2020.


"Namun kita berikan toleransi sesuai ketentuan sampai tanggal 30 Desember dengan pemberlakukan denda satu per mil per hari," kata Ames, panggilan akrab Ponsianus, Rabu (6/1) di ruang kerjanya.


Hingga saat ini, kata Ames, progres pekerjaan fisik diperkirakan baru mencapai 30 persen.


Proyek dengan nilai kontrak sebesar 687 juta rupiah dari APBD Kabupaten Sekadau tahun 2020 itu memiliki dua item pekerjaan utama. Yakni pengecatan serta penggantian lantai jembatan sepanjang 60 meter. Namun, CV Delta Khatulistiwa sebagai pelaksana pekerjaan dianggap tidak mampu menyelesaikan proyek tersebut hingga tuntas.


"Pekerjaan lantai yang sudah terlaksana sekitar 25 meter. Pengecatan juga belum sempurna," tutur Ames.


Pemkab Sekadau melalui Dinas PUPR, sambung Ames, sudah melakukan pembayaran sebanyak 30 persen dari nilai kontrak, sesuai progres lapangan.


"Kita sudah buat usulan pemutusan kontrak, tinggal menunggu surat putus kontraknya keluar. Administrasinya sedang berjalan," pungkas Ames.*

Penulis : Benidiktus G Putra

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini